Langsung ke konten utama

Postingan

RayNkarnasi ( reinkarnasi )

Sebelum tahun kabisat lalu habis, Aku bertemu sosokmu bi. Benar benar aku melihatmu ada pada dirinya. Singkat cerita, begitu inginnya aku kamu temui, Aku menariknya begitu kuat, sehingga dalm waktu cepat, aku mendapatinya ada di sisiku - Semau inginku. Kamu begitu manis dalam wadahnya, bahkan kadar sayangku untukmu kali ini juga cukup real,tentu saja bertambah, bersamaan dengan hukum relatifitas yang ada. Dan kamu masi sama seperti dulu, kamu tak pernah meninggiiku, selalu mengalah untukku, mengiyakan mauku dan tak pernah berani memaksaku begini begitu, kamu hangat dalam dingin, bersinar dalam gelap, lembut dalam tegaran, dan tersenyum tulus untuk segala sikapku yang menjengkelkan. Hai bi, you are real disitu! Apa yg dulu pernah kita tuliskan, satu persatu muncul ke permukaan. Mendaki, menyisir pantai, menyelam, bermain angin, balapan, ah... Satu persatu, come be true! And i enjoyed it. Beberapa kali ak tersadar, kamu yang disini hanya wadah, dan ini bukan kamu. Tapi ak mng...

Pasti ada sisi baik

Tiap tiap yg kau anggap buruk pun, mungkin masih ada sisi baik. Mari belajar melihat sisi baik. Menyalin sebagian cerita dari budayawan sujiwo tejo, tentang cerita RAhmayana, Saya ingin menyampaikan bahwa, jangan hanya melihat sisi buruk seseorang atau suatu tokoh d kehidupan kita, tetap pelajari dan maknai hal hal positif yg ada padanya. Dengan begitu kita akan terhindar dari rasa dengki, rasa marah, rasa jahat yg mmbuat kita tercerai berai dg yg lain. . . Rahwana adalah Penjahat. Rama adalah pahlawan. Kredo yang sudah mendarah daging ini MUNGKIN benar. Namun dalam urusan cinta, (sekali lagi dibatasi dalam urusan cinta,sisi positifnya) kredo tersebut mungkin bisa diperdebatkan. Karena saya percaya bahwa manusia itu punya dua sisi (tidak ada yang sepenuhnya hitam, tidak ada yang sepenuhnya putih), coba sekarang kita melihat dari sisi Rahwana atau dari sisi orang lain yang kita tak bisa melihatnya. Dalam sebuah kisah epik diceritakan, Rahwana hanya mencintai sa...

Kita kan raih itu

tidak mudah meninggalkan zona nyaman yang sehari hari melingkupi, kemudian terdampar di negri antah berantah yg minim pengetahuan dan kondisi. mungkinkah kekuatan panggilan dari dalam diri adalah penggerak langkah kaki untuk mengabdi sepenuh hati! bertahun tahun bersamamu, sangat nyaman berada genggang kananmu, datang pergi duduk bertingkah sesukaku, akan dalam mode aman dan nyaman nyaman saja,karena memang juga namanya zona nyaman, pasti akn sll aman dan nyaman bukan? namun aku kembali terpanggil dalam kejengahanku, aku ingin bebas, melebihimu. bukan untuk meninggalkanmu, hanya ingin menguji, seberapa kuat engkau akan bisa menghantarku? *Politik*, dunia antah berantah ini menyimpan impianku sepuluh tahun lalu. teringat setelah lepas bangku SMA, dunia ini menjadi salah satu daftar dimana langkah2 kakiku harus meninggalkan jejak. beruntung setahun setelah itu, ada satu partai baru meminangku, aku sudah cukup bersukur kala itu, mencicipi sedikit dunia itu, dalam list of my wish...

M-L-M KEBAIKAN, Mau...?

Hei, mumpung saya ingat, Saya berkali-kali di tawari untuk bergabung di MLM, jenis X,Y sampai Z, Sebenarnya saya benar-benar tertarik untuk bergabung dan beberapa kali saya datang ke seminar yang mereka adakan untuk menggaet “kaki baru”, saya tertarik bukan pada pendapatan atau bonus-bonus yang mereka tawarkan, tapi saya sangat tertarik pada ilmu (system) dan semangat orang-orang yang menjalankan bisnis MLM tersebut. Kalau saya perhatikan, hampir semua slide seminarnya di awali dengan konsep “MIMPI”- Cara “BERMIMPI” – menetapkan “IMPIAN” – Berusaha “MENGGAPAI IMPIAN” tersebut dan terakhir cara menggapainya, yaitu dengan “BERGABUNG” bersama MLM tersebut. Mereka yang tergabung, di pastikan harus terlatih untuk bersemangat, pantang menyerah, muka tembok (Termasuk gag peduli pada moment apapun, harus bisa menciptakan peluang buat promosi), tetap senyum dan Sabar. Nah, kereen banget kan?. Makanya tak ayal, dengan modal Rp 50.000, - pun ada yang bisa sampai dapet penghasilan puluhan ju...

Mengalah untuk Memenangkan

Ceritanya, sepasang kekasih berdebat tentang “siapa yang mengikat siapa”, “siapa yang terikat siapa”, “siapa yang lebih sayang siapa”. Untuk beberapa waktu mereka tidak mau mengalah satu sama lain. Cewek : “Bukankah kamu yang terikat denganku, yang selalu ingin denganku?” Cowok : “Kebalik!, kamu yang terikat denganku, yang selalu ingin denganku, yang sayang banget sama aku?” Anda tau, jika salah satu mereka tidak mengalah ada satu hal yang bisa kita simpulkan, pasangan kekasih itu ,masih kanak-kanak. Tiba-tiba dengan serempak mereka menjawab “Ya sudah kita SALING ikat saja, kita SALING butuh, SALING sayang”. Selesai lah perdebatan aneh itu. Terkadang, saat egois kita menyerang, kita tidak mau kalah dan mengalah, maka tanpa sadari saat itu juga kita sedang terjebak pada kekalahan kita sendiri. Mengalah bukan berarti kalah bukan? Seorang kakak yang mengalah pada adiknya, akan semakin di hargai oleh adiknya. Seorang Suami yang mengalah pada istrimya, akan semakin di cint...

Kontrak Yang Usai

Semakin bertambahnya usia seseorang biasanya bertambah pula tingkat kedewasaan dan kematangan berfikirnya. Mungkin ketika kita masih lekat dulu, kita masih kanak-kanak yang dengan mudahnya melakukan perjanjian seenaknya tanpa memikirkan ujungnya. Saya memiliki satu contoh kisah; “Saya berjanji tidak akan memiliki pacar lain selain kamu” Kata si cewek, gayung bersambut, cowokpun berikrar hal yang serupa, mereka pun tidak yakin satu sama lain dapat benar-benar saling memiliki di suatu hari nanti. Dan anehnya, ternyata benar, mereka tidak pernah bersatu saudara-saudara, mereka menikah dengan orang lain, satu sama lain, sehingga si cewek memutuskan untuk menikah tanpa pacaran (mengenal lebih dalam tentang calonya) dan si cowokpun   menikah tanpa pacaran. Apa anda pikir kisah mereka usai? Tidak, mereka benar-benar memegang teguh perjanjian itu. Saling support satu dengan yang lain, sampai saya sendiri bingung harus menamai kisah mereka dengan apa. Di namai selingkuh, tapi kog me...

Maafkan Aku - Enda ( Cover Video )

Video yang menceritakan pasangan yang saling mencintai, tetapi karena sakit yang di derita pria, membuat pria tersebut memutuskan meninggalkan sang kekasih dengan maksud agar kekasihnya bisa mendapatkan pasangan yang jauh lebih baik untuk kebahagiannya.  (Video Clip nya kaya Korea yak?)