Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Candle Light

SEMUA ORANG MEMILIKI KECERDASAN MASING-MASING

Teori Macam-macam Kecerdasan Pembagian kecerdasan pada manusia pertama kali dikemukakan oleh psikolog dan profesor ilmu saraf dari Harvard University, mengembangkan teori Multiple Intelligences ( MI ) pada tahun 1983 , pada bukunya The Theory of Multiple Intelligences. Teori ini menantang kepercayaan tradisional di bidang pendidikan dan ilmu kognitif. Berbeda dengan pemahaman yang telah ada sejak dulu, ketika seorang dilahirkan dengan kapasitas kognitif yang dapat dengan mudah diukur dengan tes kecerdasan. Teori ini memberikan pertimbangan terhadap praktik pendidikan kita yang telah ada dari abad-abad sebelumnya. Menurut Howard Gardner, manusia memiliki 9 macam kecerdasan yang mencerminkan cara yang berbeda untuk berinteraksi dengan dunia . Setiap orang memiliki kombinasi yang unik, meskipun masing-masing kita memiliki kesembilan kecerdasan tersebut, tidak ada individu pada dua individu yang memiliki konfigurasi yang sama biarpun pada  bayi kembar ...

SETIAP ANAK TERLAHIR DENGAN BAKATNYA MASING-MASING, SETIAP ANAK MEMILIKI JIWA KOMPETISI YANG BERBEDA

Salam Senyum, semangat &Cinta… Menjadi Orang tua dari anak-anak yang sehat,cerdas dan ceria serta membanggakan merupakan salah satu rangkaian kebahagiaan yang kita miliki dalam hidup kita ini. Sebagian kita sudah paham,bahwa apa yang sedang di lakukan maupun diraih oleh putra putri kita saat ini adalah hasil dari pendidikan yang kita berikan, baik itu di sekolah, di bimbingan belajar,di tempat ngaji,tempat ibadah maupun di rumah. Ada pepatah yang mengatakan bahwa Buah jatuh tak jauh dari pohon, ini sering di artikan bahwa bila orang tuanya pandai, cerdas maka anak-anaknya pun tak akan jauh berbeda, berbakat seperti halnya orang tuanya, sehingga terkadang dari pepatah inilah, ada orang tua yang merasa dulu ketika sekolah nilai akademiknya bagus, ia melatih-memaksakan agar anaknya memiliki nilai akademik yang bagus pula. Ada yang orang tua nya dulu nilai akademiknya biasa saja, atau cenderung nilainya selalu ranking bawah, maka ia akan memaklumi begitu saja nilai akademik anakny...

DEAR KAMU, Sahabat Shalihahku yang HEBAT

To do Point aja yach,kagak usah pake pembukaan… Temans.. akhir2 ini aku sering mendengar banyak cerita dari teman2,saudara2 nan jaoo di matooo dan juga di berita2 gitu, bahwa banyak kasus perceraian yang di sebabkan oleh “ permasalahan ekonomi”. Eitss..bukan maksud mencampuri/membicarakan masalah orang lain temans,tapii setidaknya kita perlu tau agar kelak kita tidak mengalami nasib yang sama. Ada beberapa macam akibat yg akan muncul dari permasalahan “kekurangan perekonomian ” dalam rumah tangga, salah satu dampak terbesarnya adalah sampai ke sebuah situasi perceraian. Mungkin di awali dari sosok Istri yang menuntut jatah belanja terlalu tinggi, istri yang tidak mau tau dengan keadaan suami, istri yang “berselingkuh” dg laki-laki yg lain dg alasan dapat jatah “shoping” tambahan dari sang lelaki lain, istri yang memandang rendah derajat suaminya gara2 gaji sang suami lebih rendah dibanding gaji sang istri, dan lain-lain. Lalu harus bagaimana? Ya beginilah isi dunia y...